A.
Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Anak
Guru
TK perlu memahami berbagai sifat-sifat jasmani yang terdapat pada manusia sejak
dari anak-anak sampai dewasa. Pengetahuan yang memadai dari unsur-unsur
tersebut akan membantu dalam merencanakan suatu program kegiatan yang akan
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pengetahuan tersebut antara
lain:
1.
Psikologi
membahas tentang aspek kejiawaan.
2.
Anatomi
mempelajari tentang pertumbuhan tulang, otot, dan persendian.
3.
Fisiologi
membahas tentang kemampuan berfungsinya organ-organ tubuh.
4.
Sosial mengkaji
tentang pandangan anak terhadap kemampuan diri sendiri serta hubungannya dengan
alam sekitar.
B.
Tahap Perkembangan dan Pertumbuhan Masa Kanak-kanak
1.
Usia Perkembangan
Usia
kalender menyatakan berapa tahun dan bulan usia seseorang. Usia anatomik
biasanya dikaitkan dengan pertumbuhan tulang kerangka. Seringkali tulang-tulang
pergelangan tangan dipakai sebagai ukuran dalam memperkirakan usia seseorang.
Umur
fisiologik atau faali berkaitan dengan pubertas atau masa akil baliq (dewasa), yang
umumnya antara umur 14 sampai 18 tahun. Ini dapat ditetapkan dari tumbuhnya
rambut-rambut, perubahan suara pada anak laki-laki dan menstruasi pada anak
perempuan. Penggolongan terakhir adalah umur mental atau kejiwaan ini dapat
diketahui melalui tes-tes untuk mengukur derajat kemampuan individu dalam
menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan kemampuan untuk memecahkan
masalah-masalah tertentu.
2.
Pertumbuhan Fisik dan Gerak pada Berbagai Usia
Sifat-sifat
pertumbuhan fisik dan gerak pada masa kanak-kanak selama sebelum memasuki TK,
sekolah dasar, dan adolesen sangat penting bagi pendidik. Selama dalam
kandungan, janin bayi tumbuh sangat cepat. Sesudah lahir pertumbuhan berjalan
terus dengan cepat selama dua tahun dan sesudah itu mulai agak lambat. Pada
waktu lahir sampai 18 bulan ukuran kepala relatif besar sekali dibandingkan
dengan seluruh badannya. Perkembangan terjadi dari kepala ke bawah atau yang
disebut cephalocaudal, tangan lebih
cepat tumbuh daripada kaki. Perkembangan juga berjalan mulai dari sumbu badan
ke arah luar atau proximodistal. Sehubungan
dengan cephalocaudal dan proximodistal,
sebaiknya program-program pengembangan anak kecil perlu menekankan pada
aktivitas atau kegiatan dari otot-otot besar yang akan berpengaruh terhadap organ-organ
tubuhnya.
Pada
anak usia prasekolah (TK), perkembangan gerak merupakan perubahan kemampuan
yang melibatkan berbagai aspek perilaku dan kemampuan geraknya. Aspek perilaku
dan perkembangan motorik saling mempengaruhi satu sama lain. Prisnip program
pengembangan gerak ana usia prasekolah adalah terjadinya suatu perubahan baik
fisik maupun psikis sesuai dengan masa pertumbuhan dan perkembangannya.
Perlu
ditekankan bahwa perubahan penampilan yang merupakan hasil belajar adalah
perubahan melekat. Banyak perubahan dalam penampilan terjadi karena sebab lain
yang sifatnya hanya sementara, seperti kelelahan, obat-obatan, atau kondisi
lingkungan.
Perubahahn
keterampilan gerak anak usia prasekolah karena faktor kematangan, jelas tidak
bisa dikatakan sebagai hasil belajar atau latihan. Pemberian kegiatan yang
sistematis dan terprogram secara baik memerlukan sebuah model program
pengembangan gerak anak usia prasekolah yang menjadi upaya konkrit dalam
memfasilitasi peningkatan keterampilan gerak anak usia prasekolah secara
optimal.
Pada
anak usia sekolah dasar, keterampilan-keterampilan dasar mulai dikuasai dan mempengaruhi
perkembangan pribadinya yang penting bagi kehidupan selanjutnya, sedangkan
selama masa TK, anak laki-laki dan perempuan mengalami pertumbuhan dan
perkembangan yang boleh dikatakan sama, maka dalam mendidik melalui keterampilan
yang berupa lari, lompat maupun lempar mereka dapat dimasukkan dalam satu
kelompok yang sama (laki-laki dan perempuan dicampur)
3.
Ciri Anak-anak Usia TK
Dalam
memberikan latihan pada anak usia TK harus disesuaikan dengan kebutuhan dan
kemampuan dari anak. Sebab memberikan latihan aktivitas fisik ataupun gerakan-gerakan
yang tidak cocok bukan hanya tidak berhasil, tetapi mungkin akan membahayakan
anak dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Di samping penyesuaian dan hubungan
dengan latihan-latihan yang tidak dikuasai oleh anak-anak serta sesuai dengan
tujuan pendidikan yang hendak dicapai, perlu diperhatikan tingkat kematangan
anak dilihat dari segi umur mereka.
C.
Pertumbuhan dan Perkembangan Tubuh
1.
Tulang Kerangka
a.
Pertumbuhan anak
TK lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan perumbuhan usia 1 sampai dengan 1
½ tahun.
b.
Tulang belulang
anak TK masih rawan.
2.
Pertumbuhan Gigi
a.
Gigi susu anak
lengkap pada sekitar usia 3 tahun.
b.
Pengobatan gigi
susu anak sama seperti pengobatan gigi dewasa, namun pemeriksaan gigi oleh
dokter dimulai pada usia 3 ½ tahun.
3.
Pertumbuhan Otot-otot
a.
Pertumbuhan otot
pada anak terbatas pada otot-otot yang besar.
b.
Beberapa
keterampilan berkembang dengan penggunaan otot-otot lengan, kaki, dan perut
c.
Perkembangan
berbagai keterampilan motorik tidak berimbang.
4.
Perkembangan Organ Tubuh
a.
Susunan organ
tubuh anak telah cukup matang.
b.
Anak-anak
menaruh perhatian pada alat dan fungsinya atau pekerjaannya. Masturbasi atau
onani pada anak-anak sering menyertai minat tersebut.
c.
Hubungan dengan
dunia di luar rumah semakin meluas, kemungkinan terjadinya luka akibat dari
sentuhan benda lain akan bertambah.
D.
Keadaan dan Tanda-tanda Anak-anak Taman Kanak-Kanak
1.
Anak menjelang
usia 5 tahun sangat energik dan tidak mengenal diam.
2.
Egonya atau aku
menjadi dirinya. Keinginan untuk menempatkan sendiri untuk segala sesuatu
semain berkembang.
3.
Permainan yang
meminta kerja sama, paling disukai anak-anak.
4.
Baik permainan
melalui gerakan badan maupun permainan yang memakai tindakan sangat disukai.
Penggunaan imajinasi atau khayalnya dapat terlihat.
5.
Kegembiraan
dengan gelak tawanya merupakan bentuk hubungan (komunikasi) yang akrab sekali.
6.
Kebiasaan-kebiasaan
seperti buang air, minum, dan sebagainya sudah mulai teratur.
E.
Kebutuhan-kebutuhan Anak TK
1.
Rasa aman dan
tentram dalam lingkungan keluarga merupakan kebutuhan utama.
2.
Kebutuhan
berkawan dengan anak-anak lain penting bagi mereka.
3.
Bagi anak-anak
harus ada beraneka ragam kegiatan yang luas, untuk mengembangkan otot-otot lengan,
bahu, badan kaki bagian atas dan bawah.
4.
Orang tua harus
bertindak bijaksana apabila anak-anak memberikan perhatian besar terhadap kelamin.
Kebersihan mengenai berpakaian, pengawasan kebiasaan buang air, minat-minat
lainnya juga diperlukan.
5.
Anak-anak memerlukan
tidur secukupnya, karena tidur merupakan istirahat yang baik serta pokok utama
untuk kesehatan.
6.
Kesenangan akan
makanan bagi anak-anak perlu diperhatikan, waktu makan perlu diatur serta
diperhatikan, makanan yang cukup baik mutunya maupun jumlahnya.
7.
Anak-anak harus
diberikan kesempatan untuk melakukan sesuatu bagi dirinya.
Sumber:
Bambang
Sujino, dkk. (2014). Metode Pengembangan
Fisik. Banten: Universitas Terbuka.
1 komentar:
Artikel ini sangat pas buat para guru TK
Supaya bisa lebih memahami karakter pertumbuhan anak
Posting Komentar